Credit: Bareksa

Harga Tiket Umroh – Umroh merupakan bentuk ibadah yang dilakukan umat muslim dengan mengunjungi kota suci Makkah di Arab Saudi. Umroh sendiri memiliki arti mengunjungi atau berziarah yang mana bertujuan melakukan ibadah dan mengunjungi tempat-tempat suci di Makkah dan sekitarnya. Umroh dapat dilakukan kapan saja dan ritus utamanya yaitu tawaf, sa’i, dan tahallul.

Umroh sebagai bentuk ibadah lebih sederhana dibanding Haji karena tidak melibatkan berbagai ritus tambahan seperti melempar jumrah di Mina atau perjalanan ke Muzdalifah. Selain itu biaya umroh lebih murah dibandingkan haji. Dan, saat umroh tidak diwajibkan mengenakan pakaian haji atau ihram selama ibadah. Sebelum anda melakukan umroh, ada beberapa tips yang harus dipersiapkan.

 

 

Niat yang Ikhlas

Niat merupakan poin utama dalam mempersiapkan umroh, dan ingat bahwa Umroh adalah ibadah yang harus dilakukan semata-mata karena Allah. Niat yang ikhlas sendiri dilakukan dengan tulus, murni, sepenuh hati tanpa adanya motif atau kepentingan selain memenuhi kehendak Allah. 

Niat yang ikhlas datang dari hati yang tulus, dan tidak dipengaruhi oleh tekanan dari luar atau dorongan ego. Dengan niat yang ikhlas, saat menjalankan ibadah akan menjalankannya dengan baik dan benar. Niat ini pun tidak perlu diberitahu kepada orang, cukup untuk ditanamkan dalam diri sendiri.

 

Memilih Waktu yang Tepat

Dalam pemilihan waktu akan sangat penting mempengaruhi kegiatan ibadah. Waktu yang tepat tentu dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya keadaan pribadi, iklim, cuaca, dan faktor logistik. Untuk Anda yang ingin Umroh, pilihlah waktu saat musim haji, karena sangat ramai jutaan jamaah yang datang dari seluruh dunia.

Untuk ibadah agar nyaman, hindari bulan pada musim panas. Karena musim panas disana sangat panas yang ekstrim. Selain itu pilih waktu yang tidak mengganggu kewajiban yang lain sehingga dalam melakukan ibadah akan fokus. 

 

Mempelajari Ritus dan Tata Cara Umroh

Ritus sendiri rangkaian tindakan yang akan diikuti oleh jamaah umroh selama perjalanan ke Makkah dan selama di Mekkah. Yang pertama ada ihram, ihram ini merupakan momen dimana jamaah menyatakan niat dalam ihram dan memasuki keadaan ihram. Saat dalam ihram, jamaah umroh memakai pakaian khusus ihram dan hindari tindakan memotong kuku dan rambut.

Yang kedua melakukan Tawaf, yaitu mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali sambil membaca doa dan mengingat Allah. Yang ketiga melakukan Sa’i, yaitu berlari-lari kecil antara dua bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Dalam sa’i ini bertujuan untuk mengenang tindakan Hajar yaitu istri Nabi Ibrahim yang mencari air untuk putranya yaitu Isma’il.

Yang keempat yaitu Tahallul, tahallul yaitu melakukan pemotongan rambut yang menandai berakhirnya Umroh. Simbol ini sebagai kerendahan diri dan tunduk kepada Allah.

Yang kelima, seorang jamaah akan kembali ihram dengan keadaan normal dan mengenakan pakaian biasa. Jamaah dapat memilih untuk melanjutkan perjalanan atau ibadah tambahan yang diinginkan. Ibadah tambahan itu sendiri dapat melakukan berdoa, membaca Al-Qur’an, berdzikir atau juga dapat mengunjungi berbagai tempat suci di Makkah dan Madinah.

 

Menjaga Kesehatan dan Vaksinasi

Kesehatan akan sangat mempengaruhi anda dalam melakukan ibadah umroh ini. Kesehatan yang baik akan menjalani kualitas ibadah yang baik juga, dan juga dapat mencegah penularan atau penyebaran penyakit. Sebelum berangkat, sebaiknya Anda menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, dan konsultasikan dengan dokter mengenai saran vaksin yang diperlukan. 

Vaksinasi menjadi salah satu persyaratan yang wajib dilakukan jamaah, karena syarat itu sendiri dari Arab Saudi. Vaksin yang biasa diperlukan biasanya vaksin meningitis, selain itu ada vaksin tambahan sesuai dengan panduan kesehatan dan peraturan negara. Selain itu vaksin yang diperlukan oleh pihak berwenang yaitu vaksin rutin, seperti tetanus, difteri, dan hepatitis.

Dengan adanya vaksin, tubuh akan lebih kebal. Saat perjalanan pun jamaah perlu melakukan kebersihan diri. Bagi jamaah yang mempunyai riwayat penyakit, siapkan obat-obatan pribadi untuk mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

Baca Juga: 5 Wisata Thaif Wajib Dikunjungi Jamaah Umroh

 

Memilih Agensi Perjalanan yang Terpercaya

Memilih agensi termasuk salah satu langkah yang penting, dengan agensi yang baik akan membantu Anda mengatur perjalanan yang lancar dan baik. Pastikan lisensi dan akreditasi yang sah dari otoritas yang berwenang. Kemudian lihat reputasi dan ulasan agensi tersebut.

Kemudian pertimbangkan pengalaman agensi telah beroperasional yang lama, karena cenderung menunjukkan kestabilan dan pengetahuan yang baik dalam mengatur perjalanan. Dan anda perlu memeriksa paket dan layanan yang ditawarkan, bagaimana kualitas akomodasi, layanan pelanggan, panduan dan pembimbing yang berpengalaman, dan pahami kontrak.

 

Manajemen Keuangan

Keuangan saat penting dalam perjalanan, sebelum perjalanan umroh Anda perlu membuat anggaran yang rinci akan membantu anda memahami berapa banyak uang yang akan disiapkan. Kemudian prioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan utama seperti untuk akomodasi, makanan dan transport. Dan siapkan anggaran untuk membeli souvenir atau belanja tambahan lainnya. 

Mempertimbangkan dalam penukaran uang, bandingkan nilai tukar di beberapa penyedia sebelum melakukan pertukaran. Utama kan membawa uang tunai, karena akan berguna dalam situasi darurat. Dan para jamaah wajib berkomitmen dalam tujuan ibadah sehingga terhindar dari pemborosan dan pengeluaran yang berlebih.

 

Mengemas Barang 

Pastikan barang yang dibawa adalah barang yang diperlukan. Membuat daftar harga akan mempermudah untuk memastikan tidak ada barang yang kelupaan. Selain itu kemas barang dengan sesedikit mungkin, agar barang mudah dibawa. Kemudian pilih pakaian yang cocok sesuai dengan iklim, agar nyaman.

Yang paling utama pastikan membawa perlengkapan ibadah, yaitu mukena atau sarung, sajadah dan Al-Qur’an. Membawa dokumen penting dan dijadikan satu agar mudah dicari. Bawa tas atau koper yang memiliki ruang yang cukup untuk barang Anda.

 

Memahami Hukum dan Regulasi Umroh

Dalam memahami hukum dan regulasi akan membantu Anda mematuhi peraturan yang berlaku, dan menjalankan ibadah dengan benar dan menghindari masalah selama perjalanan. Hukum melakukan Umroh yaitu sunnah yang apabila dilakukan akan mendapat pahala. 

Syarat untuk Umroh sendiri harus memiliki keuangan yang memadai, kesehatan yang baik, dan izin dari wali. Bagi anda yang ingin melakukan haji perlu mempersiapkan visa untuk masuk ke Arab Saudi, dan visa ini dikeluarkan oleh otoritas Arab Saudi. Saat memasuki Mekkah, para jamaah perlu memasuki keadaan ihram. Dan selama Umroh, para jamaah perlu mengikuti ritus Umroh yang benar. 

Selain itu, selama Umroh tetap menjaga kebersihan diri dan hindari perilaku yang tidak etis. Dan menghormati peraturan lokal selama berada di Arab Saudi, termasuk aturan berpakaian, berperilaku di masyarakat dan aturan lalu lintas.

 

Mempersiapkan Alat Komunikasi

Alat komunikasi sangat penting untuk berkomunikasi dengan para jamaah atau keluarga yang ada di rumah. Para jamaah perlu membawa ponsel yang membeli kartu sim lokal dari operator seluler setempat. Dan pastikan paspor anda dilengkapi dengan prosedur pendaftaran yang diperlukan untuk membeli kartu sim.

Siapkan aplikasi yang akan digunakan dalam berkomunikasi, dan pastikan sim yang di beli memiliki akses internet yang stabil. Buatlah kartu kontak darurat yang mencakup nomor penting seperti agen perjalanan, kantor konsulat negara, nomor darurat setempat dan normor keluarga atau teman.

 

Memahami Etika Sosial dan Kebijakan Perilaku

Para jamaah juga perlu memperhatikan etika sosial dan kebijakan perilaku agar membantu menciptakan suasana damai dan khusyuk dengan saat di tempat ibadah hindari berbicara atau berperilaku kasar di tempat suci. Selain itu, para jamaah menggunakan pakaian tertutup dan sopan, dan menjaga kebersihan diri, saat memasuki tempat suci pastikan anda telah mandi dan berpakaian bersih.

Arab Saudi memiliki peraturan dalam hal merokok dan mengonsumsi alkohol, pastikan anda menghindari melakukan ini selama perjalanan. Kemudian bagi para jamaah melakukan komunikasi dengan bahasa yang baik, dan tidak mengambil barang apapun dari tanah suci. 


Leave a Reply

Your email address will not be published.